BADRUDIN BANTEN

sederhana aja napa sih… *_"

  • ╔╦╦╦═╦╗╔═╦═╦══╦═╗ ║║║║╩╣╚╣═╣║║║║║╩╣ ╚══╩═╩═╩═╩═╩╩╩╩═╝ Selamat datang diblog sederhana http://www.badrudinbanten.wordpress.com, menyediakan informasi yang layak dikonsumsi oleh kalangan pelajar, pengajar dan umum * Jangan lupa isi Buku Tamu
  • Categories

  • Sederhana itu mudah!

    Merendahlah, maka kau akan seperti bintang gemilang. Berkilau di pandang orang. Di atas riak air dan sang bintang nun jauh tinggi. Janganlah seperti asap. Yang mengangkat diri tinggi di langit. Padahal dirinya rendah hina.
  • DAPODIK

Masih adakah Pahlawan tanpa Tanda Jasa di Negeri Ini?

Posted by badrudinbanten on 23 November 2011

Mendengar kata “sekolah” pasti sudah tidak jauh dari sosok seorang murid dan guru. Di tempat itulah guru dan murid berinteraksi untuk memberikan bekal ilmu untuk masa depan dan dapat merubah status sosial menjadi lebih baik. Dalam dinamika sekolah , banyak yang kita tau bahwa beberapa murid merasa jenuh dengan kegiatan belajar di sekolah yang terlalu monoton. Permasalahan yang ada di setiap sekolah tidak jauh berbeda, kalau tidak karena pelajarannya yang mereka tidak sukai pasti metode pengajaran gurunya yang kurang kreatif dalam mengajar. Ini adalah salah satu faktor lemahnya pendidikan di negeri kita. Kurikulum yang selalu berubah menandakan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih belum memiliki satu pondasi arahan pendidikan kita hari ini. Pendidikan hari ini bukan mengarahkan kita kemana akan bekerja, tetapi lebih tepatnya hanya sebuah formalitas, hanya terfokus pada hasil bukan dengan proses pembelajarnnya yaitu ijazah !

Dalam proses pembelajarannya ini tidak terlepas dari seorang guru. Mungkin istilah “pahlawan tanpa tanda jasa” di zaman sekarang yang serba material ini sudah mulai pudar bahkan mungkin sudah tidak akan ada lagi. Setiap guru mengajar karna hanya sekedar mencari nafkah atau memenuhi kehidupannya. Tapi bukan lagi bertujuan untuk mencerdaskan anak didiknya. Mengajar karena sebuah mata pencaharian ini bukan lagi hal yang salah, karena memang saat ini pemerintah sangat kurang dalam memperhatikan pendidikan di negeri ini. Bahkan dalam pendidikan pun pemerintah masih membuka pasar bebas di dalamnya. Pendidikan menjadi komersil, siapa yang kaya dia yang akan mendapatkan pendidikan yang layak dan masa depan yang cerah. Ditambah lagi dengan munculnya Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) yang terlihat sangat diskriminasi. Mereka yang mampu bayar uang sekolah dengan jumlah yang sangat besar maka mereka yang akan bersekolah di sekolah yang berkualitas internasional. Mereka yang miskin, tidak mampu membayar uang sekolah maka mereka harus bekerja keras untuk menghadapi kerasnya hidup di negeri yang kaya ini.

*realita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: